Gubernur Jabar Minta Publik Hindari Rokok di Hutan Saat Musim Kemarau

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar tidak merokok di hutan dan menghindari aktivitas membakar apapun selama musim kemarau untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

By Sama News Agency
August 18, 2026
1 min read
Text size

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan publik untuk tidak membawa rokok ke hutan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam musim kemarau ini, dia juga meminta masyarakat untuk menghindari semua aktivitas membakar.

"Semua orang harus hati-hati. Jangan pergi ke hutan bawa rokok, karena itu memiliki implikasi yang cukup luas," kata Mulyadi pada Senin 10 Agustus 2026. Dia menekankan bahwa selama musim kemarau, masyarakat harus menjauhi api dalam segala bentuk guna mencegah potensi kebakaran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat sebelumnya melaporkan bahwa 15 kabupaten dan kota di wilayah tersebut terdampak bencana kekeringan, meliputi 89 kecamatan. Kabupaten Bogor paling terparah dengan 24 kecamatan mengalami kekeringan, diikuti Kabupaten Tasikmalaya dengan 12 kecamatan dan Kabupaten Bekasi dengan 9 kecamatan.

Menurut laporan BPBD, bencana kekeringan berdampak pada 61.505 kepala keluarga atau 205.567 jiwa. Pihak berwenang telah mendistribusikan 4 juta liter air bersih ke seluruh wilayah terdampak di 15 kabupaten dan kota tersebut untuk mengatasi krisis air.

Gubernur Jabar Minta Publik Hindari Rokok di Hutan Saat Musim Kemarau | Sama News Agency