Fosil Mengungkap Wajah Lama Gurun Sahara

Fosil mengungkapkan bahwa kawasan yang kini berupa gurun kering pernah memiliki kondisi geografis yang sangat berbeda.

By Sama News Agency
September 7, 2026
Fosil berbagai serangga yang terpelihara dalam batu sedimen berwarna keputih-putihan, menampilkan detail tubuh yang jelas termasuk sayap dan struktur tubuh serangga purba.
Ilustrasi. Fosil serangga kuno yang ditemukan dalam sedimen menunjukkan kehidupan purba di wilayah yang kini menjadi Gurun Sahara. Penemuan fosil seperti ini memberikan wawasan tentang perubahan iklim dan geografis jangka panjang di region tersebut. (Foto: Brocken Inaglory / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0))
1 min read
Text size

Fosil sering menjadi satu-satunya bukti bahwa suatu kawasan pernah memiliki wajah yang sama sekali berbeda dari kondisinya saat ini. Para ilmuwan mengandalkan penemuan ini untuk merekonstruksi sejarah geologis suatu daerah.

Gurun yang kini tandus dapat menyimpan sisa-sisa hewan laut, sementara puncak pegunungan dapat menyimpan cangkang makhluk yang dulu hidup di dasar samudra. Penemuan seperti itu menunjukkan perubahan drastis yang dialami lanskap selama jutaan tahun.

Dengan mempelajari sisa tulang dan lapisan batuan, para ilmuwan menyusun gambaran tentang lingkungan purba dan kehidupan yang pernah menghuni wilayah tersebut.

Fosil Mengungkap Wajah Lama Gurun Sahara | Sama News Agency