Penduduk Jakarta Terbatas Aktivitas Luar Ruangan Akibat Polusi Udara

Penduduk Jakarta melaporkan mengalami gangguan pernapasan dan kesehatan mata akibat polusi udara yang terus meningkat di ibu kota.

By Sama News Agency
August 30, 2026
Tiga orang berdiri di atap bangunan dengan pemandangan kota Jakarta yang tertutup kabut tebal di latar belakang, menampilkan gedung-gedung pencakar langit yang samar-samar terlihat melalui polusi udara.
Penduduk Jakarta mengamati pemandangan kota dari atap bangunan saat kabut polusi udara menutupi langit ibu kota, menyebabkan visibilitas yang sangat terbatas dan kondisi udara yang buruk bagi aktivitas luar ruangan. (Mongabay Indonesia)
1 min read
Text size

Ananda Randy, penduduk Jakarta Selatan, membatasi aktivitasnya di luar ruangan karena mengalami sesak napas. Dia mengatakan bahwa berkendara motor juga membuat matanya terasa perih.

"Dada saya terasa sesak, dan sering bersin. Kalau berkendara pasti mata saya terasa perih," kata pria berusia 30 tahun itu.

Darlita, warga Jakarta Timur, juga mengalami dampak serupa dari kondisi udara di ibu kota.

Penduduk Jakarta Terbatas Aktivitas Luar Ruangan Akibat Polusi Udara | Sama News Agency