Kanker prostat yang diderita mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah bermetastasis ke tulang dan bagian tubuh lainnya, demikian diungkapkan Hunter Biden dalam wawancara dengan BBC. Hunter Biden mengatakan kondisi ayahnya, yang berusia 83 tahun, sangat menyakitkan dan melumpuhkan dalam banyak hal.
"Sungguh sangat berat dan menyedihkan melihatnya," ujar Hunter Biden. Ia menambahkan bahwa kanker telah menyebar ke tulang dan bagian tubuh lain, namun ayahnya tetap menjalani aktivitasnya sehari-hari dan yakin terhadap masa depan negara.
Joe Biden didiagnosis menderita kanker prostat agresif pada Mei 2025. Mantan presiden tersebut menjalani pengobatan hormon serta rangkaian terapi radiasi untuk kondisinya.
Dalam wawancara yang sama, Hunter Biden juga membahas keputusan ayahnya untuk memberikan pengampunan kepadanya pada bulan Desember 2024, di penghujung masa jabatannya sebagai presiden. Pengampunan tersebut mencakup vonis bersalah atas tuduhan pelanggaran hukum federal terkait kepemilikan senjata api dan pajak.
"Saya adalah orang yang paling beruntung yang mungkin ada," kata Hunter Biden, menyatakan rasa terima kasih atas keputusan tersebut.



