Penyelidikan Kapal Tenggelam di Selayar Naik ke Tahap Penyidikan

Polres Kepulauan Selayar meningkatkan penanganan tenggelamnya KM Nurul Salsa dari penyelidikan menjadi penyidikan, dengan empat penumpang tewas dan 15 orang masih hilang.

Oleh Sama News Agency
12 Agustus 2026
A moth with symmetrical wings displaying green, white, and brown coloring, photographed against a black background with a 1cm scale bar.
Ilustrasi. (Foto: Didier Descouens / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0))
1 menit membaca
Ukuran teks

Penanganan kasus tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada pertengahan Juli 2026 telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Insiden tersebut menewaskan empat penumpang dan membuat 15 orang masih dinyatakan hilang.

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan peningkatan status perkara ditetapkan melalui gelar perkara pada Sabtu (8/8). Dalam proses penanganan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pengumpulan dokumen, dan pengamanan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti termasuk 37 buah life jacket serta barang dan dokumen lainnya yang masih dalam proses penyidikan. Menurut Didid, penyidik akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan laut tersebut.

Didid menegaskan bahwa penanganan perkara akan terus berjalan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Penyelidikan Kapal Tenggelam di Selayar Naik ke Tahap Penyidikan | Sama News Agency