BEI Kelola Dana Filantropi Islam Masjid Istiqlal di Pasar Modal

Bursa Efek Indonesia mengumumkan dana filantropi Islam yang disalurkan melalui Masjid Istiqlal akan dikelola profesional oleh manajer investasi di berbagai instrumen pasar modal syariah.

Oleh Sama News Agency
17 Agustus 2026
Seorang pria dengan kacamata memakai batik berwarna cokelat, merah, dan emas berbicara kepada media sambil diiringi beberapa orang lainnya di belakangnya.
Pejabat Bursa Efek Indonesia memberikan keterangan pers mengenai pengelolaan dana filantropi Islam Masjid Istiqlal melalui instrumen pasar modal syariah. (CNN Indonesia — Ekonomi)
1 menit membaca
Ukuran teks

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan dana filantropi Islam yang dikumpulkan melalui Masjid Istiqlal akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi di pasar modal. Langkah ini merupakan kolaborasi antara otoritas pasar modal, manajer investasi, dan pengelola Masjid Istiqlal untuk mengoptimalkan potensi filantropi berbasis syariah.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa pada Capital Market Summit dan Expo sebelumnya, BEI mengundang manajer investasi bersama dengan Masjid Istiqlal untuk merancang skema pengelolaan tersebut. Dia mengatakan dana keagamaan akan ditempatkan di berbagai instrumen pasar modal syariah yang relevan, tidak terbatas pada satu bentuk produk saja.

Instrumen yang mungkin digunakan mencakup saham, reksa dana, dan produk lain yang akan dikelola oleh manajer investasi, menurut Jeffrey. Meskipun dia belum menerima laporan angka pasti tentang jumlah dana yang telah terkumpul, Jeffrey memastikan program pengelolaan dana filantropi tersebut sudah mulai berjalan.

Jeffrey mengharapkan semakin banyak manajer investasi dan investor yang terlibat aktif dalam mendorong instrumen pasar modal berbasis keagamaan, seperti wakaf saham dan wakaf reksa dana. Dia mengatakan partisipasi yang lebih luas akan memberikan dampak sosial yang lebih besar kepada penerima manfaat.

BEI Kelola Dana Filantropi Islam Masjid Istiqlal di Pasar Modal | Sama News Agency