Timnas Indonesia Tatap Piala AFF 2026 Setelah Meleset Lagi

Timnas Indonesia gagal meraih gelar Piala AFF 2026, melanjutkan tradisi kegagalan selama 30 tahun dalam kompetisi regional tersebut, saat pelatih John Herdman menargetkan kesempatan pemulihan dua tahun lagi.

By Sama News Agency
August 12, 2026
Pemain Timnas Indonesia nomor 19 berdiri dengan tangan di wajah sambil menatap ke bawah di lapangan, sementara rekan setimnya nomor 13 duduk dengan kepala tertunduk menunjukkan kekecewaan setelah pertandingan.
Pemain Timnas Indonesia menunjukkan ekspresi kekecewaan setelah gagal meraih gelar Piala AFF 2026, melanjutkan tradisi kegagalan tim selama tiga dekade dalam kompetisi regional tersebut.
1 min read
Text size

Timnas Indonesia sekali lagi tidak berhasil memenangkan Piala AFF, menutup turnamen dua tahunan itu dengan hasil yang mengecewakan. Kegagalan ini menambah catatan panjang tim nasional yang selama 30 tahun berturut-turut belum pernah menjadi juara di ajang regional Asia Tenggara tersebut.

Pencapaian tim dalam kualifikasi Piala Dunia dan peningkatan peringkat FIFA diakui sebagai prestasi, namun gagal meraih gelar Piala AFF tetap menjadi kenyataan yang sulit diterima. Sejak zaman kepemimpinan Robby Darwis hingga sekarang, melalui berbagai sponsor dan di bawah beberapa presiden Indonesia, trofi Piala AFF tetap menjadi mimpi yang tak terwujud.

Pelatih John Herdim, yang dikontrak PSSI di era Erick Thohir, tidak mengesampingkan Piala AFF sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang. Herdim menjadikan turnamen regional sebagai fondasi sebelum menargetkan kualifikasi Piala Dunia 2030, dengan sejumlah pemain muda seperti Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Kevin Diks, Ole Romeny, dan Jay Idzes diharapkan dapat memperkuat skuad di masa depan.

Indonesia telah mencoba berbagai pendekatan untuk meningkatkan performa, mulai dari mendatangkan pelatih asing hingga merekrut pemain naturalisasi dari Eropa. Namun strategi yang berhasil bagi Singapura dan Vietnam belum membuahkan hasil yang sama untuk Indonesia. Penampilan buruk di Pakansari dan Singapura dalam turnamen ini menimbulkan pertanyaan apakah tim dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi melawan negara dengan level superior.

Dengan Piala AFF baru digelar setiap dua tahun, kegagalan hari ini sudah disiapkan untuk dibalas pada Piala AFF 2026. Namun tiga dekade telah berlalu sejak kegagalan pertama di ajang ini, dan pertanyaan tetap terbuka mengenai apakah level Timnas Indonesia saat ini telah membaik, bertahan, atau malah menurun dibandingkan dengan 30 tahun yang lalu.

Timnas Indonesia Tatap Piala AFF 2026 Setelah Meleset Lagi | Sama News Agency