Jaringan Pertemanan Menyusut Seiring Usia Bertambah

Penelitian menunjukkan jaringan pertemanan cenderung menyusut seiring usia, namun perubahan ini mencerminkan prioritas yang bergeser pada hubungan yang lebih bermakna.

By Sama News Agency
August 18, 2026
Tiga gadis remaja berdiri dari belakang dengan tangan saling memeluk di bahu, mengenakan jaket jeans berwarna biru yang sama.
Tiga sahabat dekat bersama-sama menunjukkan ikatan persahabatan yang kuat dan bermakna. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun jumlah teman berkurang seiring bertambahnya usia, kualitas hubungan pertemanan cenderung meningkat. (Antara — Lifestyle)
1 min read
Text size

Banyak orang mengalami perubahan dalam jaringan pertemanan seiring bertambahnya usia. Pada masa sekolah dan kuliah, kesempatan bertemu orang yang sama setiap hari membuat pertemanan terasa mudah diperluas, mulai dari teman sekelas hingga teman organisasi dan komunitas.

Ketika memasuki fase dewasa, dinamika tersebut berubah secara perlahan. Kesibukan meningkat, lokasi tempat tinggal dapat berbeda, pekerjaan atau pendidikan menyita waktu, dan prioritas hidup mulai bergeser. Akibatnya, lingkar pertemanan yang dulu terasa luas menjadi lebih terbatas.

Penelitian tentang perkembangan jaringan sosial menunjukkan bahwa perubahan ini tidak selalu mencerminkan hubungan sosial yang lebih buruk. Seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung lebih selektif dalam mempertahankan hubungan, dengan fokus pada koneksi yang lebih dekat dan bermakna daripada hubungan yang bersifat lebih perifer.

Menurut Socioemotional Selectivity Theory, perubahan tujuan hidup menjadi salah satu alasan seseorang menjadi lebih selektif. Orang dewasa sering lebih mengutamakan pendidikan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau tujuan pribadi, sehingga waktu untuk bersosialisasi berkurang. Jarak geografis dan keterbatasan waktu juga membuat seseorang lebih memilih mempertahankan hubungan dengan beberapa teman yang dianggap dekat.

Penelitian menunjukkan bahwa penyusutan jaringan sosial pada orang dewasa terutama terjadi pada hubungan perifer, sementara jumlah hubungan yang dekat cenderung lebih stabil. Studi tentang jaringan sosial daring menemukan bahwa kelompok pertemanan yang lebih kecil pada orang yang lebih tua memiliki proporsi hubungan yang dianggap sebagai teman sebenarnya lebih besar dibandingkan jaringan yang lebih luas pada kelompok usia lebih muda.

Penelitian mengenai perubahan jaringan sosial sepanjang masa dewasa menemukan bahwa menyusutnya jaringan terutama terjadi pada hubungan yang kurang dekat, sementara hubungan yang lebih bermakna cenderung dipertahankan. Penting untuk membedakan antara lingkar pertemanan yang kecil dengan isolasi sosial. Memiliki sedikit teman tidak otomatis berarti seseorang merasa kesepian, sementara memiliki banyak teman tidak menjamin seseorang merasa dekat atau didukung.

Jaringan Pertemanan Menyusut Seiring Usia Bertambah | Sama News Agency