Indonesia Targetkan Bahan Bakar Etanol 20 Persen pada 2029

Pemerintah Indonesia menargetkan penerapan bahan bakar dengan campuran etanol 20 persen secara nasional pada tahun 2029 sebagai upaya memperkuat ketahanan energi.

By Sama News Agency
August 16, 2026
Dua kendaraan berrantai berwarna biru dengan garis kuning di atas permukaan tanah bersand di lokasi tambang atau pertambangan, dengan bukit pasir dan hutan berpohon rimbun di latar belakang.
Ilustrasi. (Foto: Calle Eklund/V-wolf / Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0))
1 min read
Text size

Pemerintah Indonesia menargetkan penerapan bahan bakar minyak dengan campuran etanol 20 persen atau E20 dapat diimplementasikan secara nasional pada tahun 2029. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global, menurut Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi.

Saat ini, pencampuran bioetanol dalam bensin domestik baru mencapai lima persen atau E5. Untuk memenuhi perluasan mandatori E20, pemerintah berencana meningkatkan produksi bahan baku etanol dengan memanfaatkan komoditas pertanian domestik seperti tebu dan singkong. Sumber utama molase untuk program ini diharapkan berasal dari proyek lumbung pangan yang baru dikembangkan, termasuk pengembangan pertanian skala besar di Papua.

Setiadi menekankan bahwa membangun ekosistem energi yang kuat sangat penting untuk mempercepat industrialisasi nasional dan menjamin keberlanjutan sektor industri. Ia mengatakan arahan Presiden di bawah program Asta Cita menempatkan ketahanan energi sebagai fondasi krusial yang diikuti oleh hilirisasi industri.

Setiadi menunjuk program nasional biodiesel 50 atau B50 sebagai contoh sukses dalam upaya memperkuat ketahanan energi, mencatat bahwa inisiatif tersebut telah secara efektif mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar diesel. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga keterjangkauan energi melalui bahan bakar bersubsidi, dengan Presiden menjamin harga bahan bakar bersubsidi seperti solar dan Pertalite akan tetap pada level saat ini hingga akhir tahun.

Indonesia Targetkan Bahan Bakar Etanol 20 Persen pada 2029 | Sama News Agency