Ketua Tim Satuan Tugas DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella mengatakan pihaknya membangun struktur partai hingga tingkat desa dan menargetkan 83.000 desa sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Rio menyatakan bahwa jika struktur partai tersusun 100 persen di semua provinsi, kota, dan kecamatan di 7.300 kecamatan serta 83.000 desa seluruh Indonesia, maka ambang batas parlemen empat persen dapat terlampaui.
Rio menjelaskan bahwa pembangunan struktur hingga tingkat desa penting untuk memastikan partai memiliki basis politik yang dapat digerakkan ketika menghadapi pemilu. Ia menargetkan setiap desa memiliki kader yang terhubung dengan struktur partai, dengan asumsi 10 kader di setiap desa akan menghasilkan sekitar 830.000 kader yang dapat menjadi bagian dari mesin politik Hanura.
Penguatan struktur tersebut menjadi modal bagi Hanura untuk membangun mesin politik yang siap bertarung pada Pemilu 2029, demikian Rio menekankan. Ia menegaskan konsolidasi struktur bukan sekadar persiapan menghadapi ketentuan ambang batas parlemen, karena ketentuan tersebut masih dalam pembahasan.
Rio menambahkan bahwa Task Force DPP Hanura ditugaskan Ketua Umum untuk memastikan penguatan struktur partai berjalan di seluruh Indonesia. Konsolidasi akan dilakukan secara berkelanjutan hingga menjelang Pemilu 2029 dengan kunjungan ke berbagai daerah untuk mengecek perkembangan struktur dan kesiapan partai, ujarnya saat menghadiri konsolidasi dan rapat teknis Hanura se-Sumatera Selatan.
