Gaji Mingguan Pemain Inggris Adalah Tradisi Perhitungan, Bukan Jadwal Pembayaran

Gaji pemain Liga Inggris yang dilaporkan per minggu adalah tradisi perhitungan yang berasal dari sejarah sepak bola Inggris, bukan jadwal pembayaran aktual.

By Sama News Agency
August 18, 2026
A young man in a white Adidas sports jersey with team crest and sponsor logos stands on a boat with modern waterfront buildings visible in the background.
Seorang pemain sepak bola Inggris mengenakan seragam tim resmi mereka. Gaji pemain di Liga Inggris secara tradisional dilaporkan dalam basis mingguan, meskipun pembayaran aktual biasanya dilakukan secara bulanan atau sesuai kesepakatan kontrak modern. (Antara — Sepak Bola)
2 min read
Text size

Berita tentang pemain Liga Inggris sering menyebutkan gaji dalam hitungan mingguan, seperti pemain mendapat 200 ribu poundsterling per pekan. Penyebutan ini lebih berkaitan dengan tradisi sepak bola Inggris dalam menghitung dan menyebut nilai kontrak pemain daripada jadwal pembayaran sebenarnya. Dalam praktiknya, pembayaran gaji dapat dilakukan secara berkala sesuai kesepakatan antara pemain dan klub.

Tradisi ini berasal dari Inggris sekitar 140 tahun lalu pada masa Revolusi Industri, ketika sepak bola sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kelas pekerja. Para buruh bekerja enam hari seminggu dan memiliki waktu luang pada Sabtu sore, yang kemudian menjadi hari identik dengan pertandingan sepak bola. Pada 1885, The Football Association mulai mengakui status pemain profesional, memungkinkan mereka menerima bayaran dari klub. Namun, pada 1901, FA Inggris menerapkan aturan maximum wage yang membatasi pemain hanya menerima maksimal £4 per minggu.

Sistem pembatasan gaji mendapat perlawanan dari pemain, termasuk Jimmy Hill dari Fulham yang aktif di Professional Footballers' Association. Hill menentang aturan tersebut karena pemain seharusnya memiliki hak mendapatkan bayaran sesuai kemampuan mereka. Pada 1961, batas maksimal gaji akhirnya dihapus, memungkinkan pemain seperti Johnny Haynes mendapat gaji £100 per minggu, angka besar untuk masa itu.

Memasuki 1992, Premier League resmi berdiri dan membawa era baru sepak bola Inggris dengan sumber pemasukan dari hak siar televisi, sponsor, dan tiket. Meskipun industri berubah total, tradisi menyebut gaji pemain berdasarkan hitungan mingguan tetap bertahan hingga sekarang. Ketika Cristiano Ronaldo kembali ke Manchester United pada 2021, laporan media menyebut dia mendapat gaji sekitar £385 ribu per minggu, angka yang setelah dikalikan 52 minggu setara dengan sekitar £20 juta per tahun.

Angka mingguan digunakan untuk menunjukkan nilai gaji pemain jika dihitung dalam periode satu minggu, bukan berarti klub mentransfer uang tersebut setiap tujuh hari. Pembayaran gaji mengikuti kesepakatan dalam kontrak pemain dan bisa dilakukan secara bulanan atau berdasarkan jadwal tertentu. Istilah tersebut lebih mudah dipahami dibandingkan angka tahunan, sehingga angka £200 ribu per minggu terdengar lebih mencolok daripada £10,4 juta per tahun meskipun secara matematis menunjukkan nilai yang sama.

Gaji Mingguan Pemain Inggris Adalah Tradisi Perhitungan, Bukan Jadwal Pembayaran | Sama News Agency