Formasi 17-8-45 Paskibraka: Sejarah dan makna di baliknya

Formasi 17-8-45 Paskibraka mencerminkan tanggal 17 Agustus 1945 dan memiliki makna simbolis kuat dalam upacara peringatan kemerdekaan Indonesia.

By Sama News Agency
August 16, 2026
Enam anggota Paskibraka dalam seragam formal merah dan putih membawa bendera merah putih Indonesia dengan postur tegak saat upacara.
Anggota Paskibraka dalam formasi resmi membawa bendera merah putih di upacara peringatan kemerdekaan Indonesia. Formasi 17-8-45 Paskibraka melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. (Antara — Politik)
1 min read
Text size

Formasi 17-8-45 menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Formasi tersebut bukan sekadar susunan barisan, tetapi memiliki keterkaitan dengan sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Formasi 17-8-45 terdiri atas tiga kelompok utama: Pasukan 17 berada di bagian depan sebagai pengiring, Pasukan 8 merupakan pasukan inti yang membawa bendera, dan Pasukan 45 berada di belakang sebagai pengawal kehormatan. Angka 17 merujuk pada tanggal proklamasi, angka 8 merujuk pada bulan Agustus, dan angka 45 merujuk pada tahun 1945.

Sejarah formasi tersebut tidak terlepas dari Husein Mutahar, tokoh yang dikenal sebagai salah satu perintis Paskibraka Indonesia. Pada 1946, Husein Mutahar mendapat tugas menyiapkan pengibaran Bendera Pusaka di Yogyakarta dan memilih lima pemuda dari berbagai daerah untuk melaksanakannya. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan pada 1967 ketika Presiden Soeharto meminta Mutahar menangani pengibaran Bendera Pusaka, saat itu Mutahar mengembangkan susunan pasukan menjadi tiga kelompok sesuai angka 17-8-45.

Dalam pelaksanaan upacara, masing-masing kelompok memiliki peran berbeda. Pasukan 17 bertugas sebagai pengiring dan pemandu yang berada di bagian depan formasi, Pasukan 8 menjadi kelompok inti yang membawa dan mengibarkan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih, dan Pasukan 45 berfungsi sebagai pengawal kehormatan. Pembagian tersebut membuat rangkaian pengibaran bendera membutuhkan koordinasi, ketelitian dan kedisiplinan tinggi dari seluruh anggota Paskibraka.

Formasi 17-8-45 memiliki nilai simbolis yang kuat karena setiap angka mengingatkan masyarakat pada momentum lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka. Keberadaan formasi tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan tata upacara, tetapi membawa pesan mengenai penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa, persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air. Meski demikian, bentuk formasi Paskibraka dapat disesuaikan dengan jenis upacara, misalnya dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, BPIP menetapkan formasi Paskibraka berbentuk lima kelompok yang mencerminkan lima sila Pancasila.

Formasi 17-8-45 Paskibraka: Sejarah dan makna di baliknya | Sama News Agency