160 Siswa Dirawat Usai Diduga Keracunan dari Program Makan Bergizi Gratis

Seratus enam puluh siswa dari dua sekolah menengah pertama di Tana Toraja terkena gangguan kesehatan yang diduga akibat keracunan makanan dari program makan siang gratis pemerintah.

By Sama News Agency
September 5, 2026
Beberapa anak sedang berbaring di tempat tidur rumah sakit dengan infus yang terpasang, didampingi oleh orang tua mereka yang berada di sekitarnya.
Siswa dari sekolah menengah pertama di Tana Toraja yang diduga keracunan makanan dari program makan siang gratis sedang menerima perawatan di rumah sakit dengan pendampingan dari keluarga mereka. (CNN Indonesia — Nasional)
1 min read
Text size

Seratus enam puluh siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terkena gangguan kesehatan yang diduga berasal dari keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan didistribusikan pada Rabu (2/9), menurut Sekretaris Daerah Tana Toraja Rudy Andi Lolo.

Dari 160 siswa yang terdampak, 81 orang masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit per pagi harinya, kata Rudy Andi Lolo kepada CNN Indonesia pada Jumat (4/9). Sebanyak 106 orang lainnya menjalani perawatan jalan dan langsung pulang ke rumah.

Kepolisian telah turun tangan untuk menyelidiki penyebab dugaan keracunan tersebut. Kapolres Toraja Budi Hermawan mengatakan penyelidikan masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah ada kelalaian dalam proses pembuatan makanan program MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono menyatakan pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh menyusul laporan gangguan kesehatan yang diduga terjadi setelah siswa mengonsumsi menu MBG di beberapa daerah. Sudaryono mengatakan sejumlah kasus telah masuk tahap penyidikan, meskipun dia tidak memerinci lokasi atau kasus spesifik yang dimaksud.

Sudaryono menyerahkan proses hukum atas dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum. Dia mengatakan penentuan ada tidaknya tindak pidana akan tergantung pada hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum di lapangan.

160 Siswa Dirawat Usai Diduga Keracunan dari Program Makan Bergizi Gratis | Sama News Agency