Berlari saat suhu udara tinggi membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap normal. Aktivitas fisik yang menghasilkan panas dari dalam tubuh, dikombinasikan dengan panas eksternal, dapat meningkatkan risiko kehilangan cairan dan gangguan akibat panas.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, lari di tengah panas terik tanpa cukup cairan dapat meningkatkan risiko dehidrasi, kelelahan akibat panas, dan heatstroke. Kementerian tersebut mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat panas dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, sambil memilih waktu olahraga yang lebih sejuk.
Saat berlari, tubuh menghasilkan panas secara alami dan mendinginkan diri melalui keringat. Ketika suhu udara tinggi dan kelembapan juga tinggi, penguapan keringat menjadi kurang efektif. Bersamaan dengan itu, berlari menyebabkan tubuh kehilangan cairan melalui keringat yang tidak digantikan dengan cukup, mengakibatkan dehidrasi. Kementerian Kesehatan menyebut kondisi ini dan heatstroke sebagai risiko yang perlu diwaspadai, dengan gejala berupa kelelahan, kulit terasa panas dan kering, jantung berdebar lebih cepat, kram, mual, muntah, pusing, dan urine berwarna pekat.
Cuaca panas tidak berarti harus menghentikan lari sepenuhnya, tetapi pemilihan waktu, durasi, intensitas, dan kemampuan adaptasi tubuh perlu diperhatikan. Salah satu cara sederhana adalah memilih waktu olahraga dengan suhu lebih rendah, seperti pagi hari atau sore hari ketika paparan panas berkurang. Kementerian Kesehatan menyarankan masyarakat sebisa mungkin berteduh atau berada di dalam ruangan pada sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 ketika cuaca panas, meskipun waktu tersebut dapat berbeda sesuai kondisi daerah.
Hidrasi menjadi kunci saat berlari dalam cuaca panas. Kementerian Kesehatan menganjurkan masyarakat untuk minum air yang cukup sebelum berlari, selama aktivitas berlangsung, dan setelahnya, tanpa menunggu sampai merasa haus. Pemilihan pakaian yang ringan, longgar, dan memungkinkan sirkulasi udara juga penting, begitu juga penggunaan topi atau perlengkapan lain untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari. Jika tubuh mulai terasa berat atau gejala masalah kesehatan muncul, sebaiknya segera mengurangi intensitas, berjalan sebentar, atau menghentikan aktivitas dan pindah ke tempat yang lebih sejuk.


