Sebagian orang mengalami gatal, kemerahan, atau ruam pada kulit setelah memakai jam tangan. Kondisi ini dapat menunjukkan alergi atau iritasi akibat bahan jam, terutama logam seperti nikel yang umum digunakan pada komponen jam tangan.
Keluhan dari penggunaan jam tangan umumnya termasuk dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit setelah bersentuhan dengan zat tertentu. Kondisi ini dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan tertentu atau iritasi akibat keringat, gesekan, dan kelembapan yang terjebak di bawah tali jam.
Nikel pada bagian logam jam tangan, seperti casing dan pengait, menjadi salah satu penyebab paling umum alergi. Nikel dikenal sebagai pemicu dermatitis kontak alergi yang sering ditemukan pada berbagai benda sehari-hari, termasuk perhiasan dan jam tangan.
Gejala biasanya muncul pada area kulit yang bersentuhan langsung dengan jam, termasuk gatal, kemerahan, dan ruam. Pada beberapa orang, gejala dapat muncul dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah memakai jam secara rutin.
Langkah pertama untuk mengatasi iritasi adalah melepas jam tangan yang diduga menjadi penyebabnya dan memberi waktu kulit untuk pulih. Area yang teriritasi dapat dicuci dengan air bersih dan sabun lembut, kemudian dikeringkan. Kompres dingin dapat membantu meredakan gatal dan mengurangi kemerahan. Bagi yang diduga memiliki alergi nikel, memilih jam dengan bahan yang lebih ramah kulit seperti tali kain, kulit, atau plastik, atau logam bertanda bebas nikel dapat membantu.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan krim untuk mengurangi peradangan atau obat antihistamin untuk meredakan gatal. Menjaga kebersihan kulit di area pergelangan tangan juga penting karena keringat dan kotoran yang menumpuk dapat memperburuk iritasi.
Jika ruam semakin luas, muncul luka, bernanah, terasa nyeri, atau tidak membaik setelah menghindari jam tangan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit. Dokter dapat melakukan pemeriksaan seperti patch test untuk mengetahui bahan yang memicu reaksi alergi.


