Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta guru ikut menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama siswa di dalam kelas. Permintaan itu disampaikan Sudaryono dalam rapat koordinasi bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti serta jajaran BGN pusat dan daerah yang membahas pelaksanaan program MBG.
Sudaryono mengatakan guru dapat memanfaatkan kesempatan makan bersama sebagai sarana edukasi mengenai kebersihan dan tata tertib makan kepada siswa. Para guru juga diminta berperan sebagai pemeriksa terakhir secara organoleptik untuk memastikan makanan dalam kondisi layak dikonsumsi sebelum dibagikan kepada siswa.
BGN akan menerapkan aturan baru mulai pekan depan dengan memberi tanda pada setiap kemasan MBG mengenai batas waktu konsumsi. Sudaryono meminta guru dan siswa tidak mengonsumsi makanan yang sudah melewati batas waktu tersebut karena dapat mengalami penurunan kualitas.
Sudaryono juga menyoroti kebiasaan sejumlah siswa membawa pulang makanan MBG untuk diberikan kepada keluarga di rumah. Ia memahami alasan tersebut tetapi meminta kebiasaan dihentikan karena makanan dapat mengalami kerusakan dan berpotensi menyebabkan keracunan pada keluarga penerima, termasuk orang tua siswa.
Karena itu, Sudaryono meminta sekolah mencatat siswa yang membawa pulang MBG dan menginformasikan orang tua mengenai risiko mengonsumsi makanan yang telah melewati batas waktu yang ditentukan.


