Zelensky: 50 Ribu Tentara Korea Utara Akan Dikerahkan ke Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim Korea Utara akan mengerahkan hingga 50 ribu tentara ke Rusia untuk membantu dalam perang melawan Ukraina.

By Sama News Agency
August 12, 2026
Pemandangan pedesaan dengan gereja Ortodoks berwarna hijau dan emas di atas bukit yang dikelilingi pohon musim gugur.
Ilustrasi. (Foto: Moahim / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0))
1 min read
Text size

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Korea Utara akan mengerahkan hingga 50 ribu tentara ke Rusia untuk berperang mendukung Moskow. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya pada Juli yang mencapai 30 ribu tentara, menurut klaim Zelensky di media sosial X pada Minggu (9/8).

Zelensky juga menyatakan Kyiv menemukan sejumlah rudal Korea Utara di wilayah Ukraina, meski tidak mengungkapkan lokasinya. Ia memperingatkan bahwa Korea Utara akan terus membangun pengalaman dalam perang modern sambil menerima lisensi dan peralatan militer dari Rusia.

Seorang pejabat intelijen militer Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa unit rudal Korea Utara telah mulai dikerahkan ke wilayah barat Rusia dan kemungkinan dilengkapi dengan 120 rudal balistik serta enam peluncur untuk menyerang Ukraina. Kyiv saat ini mengalami kekurangan sistem pertahanan udara berkemampuan tinggi, sementara Rusia diperkirakan memanfaatkan keadaan tersebut dengan meningkatkan penggunaan rudal balistik.

Zelensky meminta Korea Selatan memberikan dukungan untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina dan mendesak Seoul meningkatkan kerja sama pada sistem pertahanan udara. Ia menambahkan bahwa diplomat Ukraina sedang berkomunikasi dengan Seoul untuk mendorong kemungkinan kesepakatan kerja sama, termasuk dalam bidang drone.

Kedutaan Besar Korea Utara di Rusia dan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan belum memberikan tanggapan atas klaim tersebut. Pengerahan tentara Korea Utara ini sejalan dengan perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang ditandatangani oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Juni 2024, yang mencakup ketentuan mengenai bantuan timbal balik jika salah satu negara menghadapi agresi dari luar.

Zelensky: 50 Ribu Tentara Korea Utara Akan Dikerahkan ke Rusia | Sama News Agency