Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menyatakan sekitar 150 petugas gabungan dan relawan masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan di kawah Wadon dengan luas terbakar terus bertambah. Memasuki hari kedua penanganan, jumlah petugas dan relawan terus berkembang untuk membantu upaya pemadaman di kawasan yang terus meluas.
Petugas gabungan yang terdiri atas TNI-Polri, Damkar Cianjur, BPBD Cianjur, dan relawan dari berbagai organisasi menggunakan cara manual untuk memadamkan api yang membakar sekitar enam hektare lahan. Juru Bicara Balai Besar TNGGP Ade Bagja mengatakan lokasi yang sulit dijangkau dan banyaknya pohon kering yang mudah terbakar menjadi kendala dalam operasi pemadaman.
Angin kencang yang bertiup sejak pagi hingga petang membuat api cepat menyebar ke lahan-lahan lain, khususnya ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh petugas dan relawan. Petugas BPBD Cianjur Ombing mengatakan kondisi angin yang kuat dan keterbatasan peralatan membuat api terus menjalar dengan cepat.
Berdasarkan penelusuran awal, Ade Bagja mengatakan kebakaran diduga disebabkan oleh faktor alam. Rumput dan pohon yang mengering terbakar akibat suhu panas tinggi di kawah Wadon, sehingga menjadi pemicu kebakaran yang menyebar ke tanaman sekitarnya. Pihaknya masih menunggu laporan petugas dan tim di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.



