Sebuah museum daerah membuka ruang pameran permanen yang menampilkan koleksi tekstil tradisional dari beberapa wilayah.
Setiap koleksi dilengkapi catatan mengenai teknik pembuatan, jenis pewarna alami yang digunakan, serta konteks penggunaannya dalam upacara adat.
Kurator menyebut sebagian koleksi merupakan hasil penitipan dari komunitas penenun yang masih aktif memproduksi kain serupa.
Museum juga menyediakan ruang lokakarya bagi pengunjung yang ingin mempelajari dasar teknik tenun.