Iran tidak akan membuka Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah kondisi, kata Mohammad Bagher Zolghadr, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, pada Ahad (9/8/2026). Seperti dikutip Press TV, dia menyatakan: "Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memperbaiki sikapnya dan berhenti mengancam Republik Islam."
Persyaratan yang disampaikan pejabat senior Iran itu mencakup penghentian operasi militer terhadap Iran dan sekutunya, pencabutan sanksi serta blokade laut, penarikan pasukan AS dari wilayah sekitar Iran, dan pembayaran kompensasi.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya kesepakatan damai yang sedang dirintis, mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.
Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (5/8/2026) menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis rute pelayaran kapal yang melintasi Selat Hormuz.



