Tradisi Ngagurah Dano di Banten dihidupkan kembali sebagai daya tarik wisata budaya

Tradisi Ngagurah Dano, penangkapan ikan massal menggunakan tangan kosong dan alat tradisional, digelar kembali di Desa Cikolelet Banten dan menjadi daya tarik wisata budaya.

Oleh Sama News Agency
10 Agustus 2026
Ratusan pengunjung berkumpul di sebuah sungai yang dikelilingi sawah hijau dan pohon-pohon tinggi, dengan beberapa orang menangkap ikan menggunakan tangan kosong dan alat tradisional.
Warga dan pengunjung antusias mengikuti tradisi Ngagurah Dano, sebuah kegiatan penangkapan ikan massal menggunakan tangan kosong dan peralatan tradisional yang diselenggarakan di Sungai Dano, Desa Cikolelet, Banten sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal sekaligus menarik wisatawan. (Antara — Terkini)
1 menit membaca
Ukuran teks

Warga Desa Cikolelet di Banten menggelar kembali tradisi Ngagurah Dano di aliran Sungai Cidanau pada hari Minggu (9 Agustus 2026). Kegiatan penangkapan ikan secara massal tersebut melibatkan masyarakat setempat yang menggunakan tangan kosong dan alat tangkap tradisional.

Tradisi yang biasa dilaksanakan pada musim kemarau ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas kelestarian alam dan melimpahnya sumber air. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pelestarian kearifan lokal yang dimiliki desa.

Melalui penyelenggaraan kembali tradisi Ngagurah Dano, Desa Cikolelet mengembangkan kearifan lokal tersebut menjadi daya tarik wisata budaya bagi pengunjung.

Tradisi Ngagurah Dano di Banten dihidupkan kembali sebagai daya tarik wisata budaya | Sama News Agency