Sebuah studi jangka panjang memetakan perubahan tutupan hutan mangrove dengan menggabungkan citra satelit dan survei lapangan selama satu dekade.
Peneliti mencatat variasi laju perubahan antarwilayah, dengan kawasan dekat aktivitas tambak menunjukkan pola berbeda dibanding kawasan konservasi.
Metodologi studi mencakup verifikasi lapangan pada titik sampel untuk mengurangi kesalahan klasifikasi citra.
Tim peneliti menyatakan data mentah akan dipublikasikan agar dapat digunakan untuk studi lanjutan.