Badan pemantau gunung api menaikkan status aktivitas sebuah gunung setelah pos pengamatan mencatat peningkatan kegempaan vulkanik dalam beberapa hari terakhir.
Warga yang bermukim dalam radius tiga kilometer dari puncak dievakuasi ke sejumlah balai desa dan gedung sekolah yang telah disiapkan sebagai lokasi pengungsian sementara.
Petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai yang berhulu di gunung tersebut, terutama saat hujan deras berlangsung.
Dapur umum dan pos kesehatan telah didirikan di dua titik pengungsian, dengan pasokan logistik dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten.