Pontianak Terapkan Pembelajaran Daring Akibat Kabut Asap

Pemerintah Kota Pontianak menerapkan pembelajaran online untuk semua tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama mulai Senin sebagai respons terhadap asap kebakaran hutan di Kalimantan Barat.

Oleh Sama News Agency
1 September 2026
Seorang siswa menulis di kertas putih sambil mengikuti pembelajaran daring melalui laptop dengan peserta lain yang terlihat di layar.
Siswa mengikuti pembelajaran online dari rumah selama penerapan kebijakan daring di Pontianak akibat kabut asap. Seorang peserta didik terlihat menulis catatan sambil berpartisipasi dalam kelas virtual melalui laptop. (CNN Indonesia — Nasional)
1 menit membaca
Ukuran teks

Pemerintah Kota Pontianak menerapkan pembelajaran jarak jauh secara online bagi siswa PAUD, TK, SD, SMP, dan pendidikan kesetaraan mulai Senin (24/8) guna melindungi mereka dari asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. Kebijakan ini tertuang dalam surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak tertanggal 21 Agustus 2026.

Pembelajaran tatap muka dapat dilanjutkan kembali ketika kualitas udara membaik, menurut surat yang ditujukan kepada kepala sekolah PAUD, TK, SD, SMP, serta institusi pendidikan kesetaraan di kota tersebut, baik negeri maupun swasta. Untuk tingkat SMA dan SMK, pengelolaan pembelajaran berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan keselamatan dan kesehatan anak menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan tersebut. Sekolah diminta memastikan pembelajaran jarak jauh berjalan sesuai jadwal dengan memanfaatkan platform pembelajaran yang tersedia, baik sinkronus maupun asinkronus, dengan tetap memperhatikan keterbatasan akses peserta didik terhadap perangkat dan jaringan internet.

Untuk jenjang PAUD dan TK, pembelajaran dilakukan melalui kolaborasi dengan orang tua atau wali melalui kegiatan di rumah. Sekolah diminta melakukan pemantauan dan evaluasi serta melaporkan kendala kepada dinas pendidikan. Orang tua diimbau mengawasi anak, membatasi aktivitas anak di luar rumah, dan memastikan anak menggunakan masker jika harus keluar rumah.

Pemerintah kota juga menyiapkan Posko Segar untuk masyarakat yang terdampak asap, menyediakan pemeriksaan kesehatan, oksigen gratis, serta bantuan kebutuhan dasar berupa beras, gula, dan perlengkapan sehari-hari. Puskesmas dan rumah sakit di Pontianak disiagakan untuk memberikan layanan kepada warga yang membutuhkan. Pemkot Pontianak juga menunda sejumlah kegiatan yang telah diagendakan untuk mengurangi aktivitas masyarakat di luar ruangan.

Pontianak Terapkan Pembelajaran Daring Akibat Kabut Asap | Sama News Agency