Gajah Sumatera Tersesat di Perkebunan Kayu Jambi

Kawanan gajah Sumatera melewati perkebunan kayu PT Wirakarya Sakti di Jambi tanpa menemukan vegetasi alami untuk dimakan.

Oleh Sama News Agency
1 September 2026
Pemandangan udara luas perkebunan kayu dengan barisan pohon-pohon konifer hijau muda yang ditanam secara teratur di antara hutan alami yang lebih gelap, dengan jalan tanah yang melintasi area tersebut.
Perkebunan kayu monokultur di Jambi menunjukkan kontras antara pohon-pohon yang ditanam secara rapi (terutama konifer) dan hutan alami yang tersisa. Kawanan gajah Sumatera yang tersesat di area ini kesulitan menemukan vegetasi alami untuk dimakan di tengah perkebunan komersial yang didominasi spesies tunggal. (Mongabay Indonesia)
1 menit membaca
Ukuran teks

Sekelompok gajah Sumatera terlihat membelah hutan eukaliptus di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, pada awal April. Gajah-gajah tersebut melintasi area perkebunan kayu yang masuk dalam konsesi PT Wirakarya Sakti (WKS) di kawasan Bukit Tigapuluh.

Dalam perjalanan mereka, kawanan gajah tidak menemukan satupun tanaman alami yang biasa mereka konsumsi. Kehadiran perkebunan dengan dominasi pohon eukaliptus mengubah ekosistem alami yang sebelumnya menjadi habitat gajah di wilayah tersebut.

Insiden ini menunjukkan dampak perluasan lahan perkebunan terhadap akses gajah Sumatera terhadap sumber pangan dan ruang habitat mereka di Jambi.

Gajah Sumatera Tersesat di Perkebunan Kayu Jambi | Sama News Agency