Sebuah kelompok teater kontemporer menggelar pertunjukan yang mengangkat cerita rakyat dari kawasan pesisir.
Produksi tersebut menggabungkan musik tradisional dengan tata panggung minimalis, mengandalkan pencahayaan untuk membangun perpindahan latar.
Sutradara menyebut naskah dikembangkan melalui riset lapangan bersama penutur cerita di beberapa desa nelayan.
Pertunjukan dijadwalkan berlangsung selama beberapa malam sebelum pementasan keliling ke kota lain.