Parlemen menyetujui revisi aturan penyimpanan energi yang menetapkan target kapasitas bagi jaringan listrik nasional negara anggota dalam beberapa tahun ke depan.
Aturan tersebut mendorong pembangunan fasilitas penyimpanan skala besar untuk menstabilkan pasokan dari sumber energi terbarukan yang bersifat intermiten.
Kelompok industri menyebut target itu ambisius namun dapat dicapai bila proses perizinan proyek dipercepat secara signifikan.
Negara anggota memiliki waktu beberapa tahun untuk menyesuaikan regulasi nasional sebelum ketentuan berlaku penuh.