China menyelesaikan pembangunan dua lift tebing setinggi 280 meter di ngarai Nizhue yang terpencil di Provinsi Yunnan sebagai sarana transportasi untuk memudahkan sekitar 20 anak-anak dari desa sekitarnya menuju sekolah dasar. Lift kaca yang menempel pada tebing curam ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan perjalanan mereka.
Lift terbaru, bernama Fuyao, baru saja selesai dibangun dan melengkapi lift Qingyun yang telah beroperasi selama sekitar empat tahun. Menurut Cai Xiong, ketua Xuanwei Yatuo Tourism Development, perusahaan konstruksi di balik proyek ini, lift Fuyao dapat menempuh ketinggian 288 meter hanya dalam 50 detik dan mampu mengangkut hingga 81 penumpang sekaligus, hampir dua kali lipat dari kapasitas lift sebelumnya.
Sebelum lift ini dibangun, satu-satunya akses menuju puncak adalah melalui jalan setapak curam berkelok-kelok dengan pijakan yang dipahat di bebatuan dan rantai sebagai pengaman. Kini, setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer dari rumah, anak-anak dapat menaiki lift secara gratis kemudian melanjutkan dengan kereta gantung untuk mencapai sekolah dalam waktu kurang dari setengah jam.
Kehadiran kedua lift juga menarik lonjakan wisatawan ke kawasan tersebut. Sejak Qingyun dibangun, ngarai ini telah menyambut lebih dari 1 juta pengunjung, dan kini jumlah pengunjung harian meningkat drastis dari 4.000 menjadi 15.000 orang dengan kapasitas gabungan lift yang melayani 1.200 penumpang per jam. Pertumbuhan pariwisata ini menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga lokal.
Cai memproyeksikan akan ada lebih dari 600.000 wisatawan tahun depan, dengan estimasi pendapatan dari operasional lift melampaui 3 juta yuan, setara sekitar 7,9 miliar rupiah.



