KAI Catat Ribuan Barang Penumpang yang Tertinggal

PT Kereta Api Indonesia menemukan 14.890 barang tertinggal penumpang senilai Rp10,84 miliar dari Januari hingga Juli 2026.

Oleh Sama News Agency
12 Agustus 2026
1 menit membaca
Ukuran teks

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan telah menemukan 14.890 barang penumpang yang tertinggal di berbagai wilayah operasionalnya dengan estimasi nilai mencapai sekitar Rp10,84 miliar sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 10.795 merupakan barang kategori biasa, 3.371 barang berharga, dan 724 makanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat pada akhir pekan perlu diiringi dengan perhatian lebih terhadap barang bawaan, khususnya bagi penumpang yang bepergian bersama keluarga atau membawa beberapa barang selama perjalanan. Anne mengingatkan penumpang untuk memeriksa seluruh barang bawaan sebelum turun dari rangkaian kereta maupun meninggalkan area stasiun.

Barang berharga yang telah diamankan petugas KAI mencakup telepon genggam, tablet, laptop, perhiasan, uang tunai, serta perangkat elektronik dan barang pribadi bernilai lainnya. Data KAI menunjukkan pada Juli 2026 saja ditemukan 2.234 barang temuan, termasuk 502 barang berharga dengan estimasi nilai sekitar Rp1,98 miliar.

Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 7.066 barang telah kembali kepada pemiliknya setelah melalui proses pencatatan dan verifikasi melalui layanan Lost and Found KAI. Anne mengimbau penumpang untuk segera melapor kepada Customer Service, Passenger Service, kondektur, atau petugas keamanan apabila menyadari barang tertinggal, disertai informasi seperti nama atau nomor KA, relasi perjalanan, nomor kereta dan tempat duduk, waktu perjalanan, serta ciri-ciri barang.

KAI Catat Ribuan Barang Penumpang yang Tertinggal | Sama News Agency