Studi kelayakan koridor kereta lintas negara memasuki tahap akhir setelah pengumpulan data teknis di sepanjang rute rampung.
Kajian mencakup penyeragaman lebar sepur, sistem persinyalan, serta penetapan titik perlintasan perbatasan bagi angkutan barang.
Tim penyusun menyebut tantangan utama adalah harmonisasi regulasi operasional antarnegara yang dilalui koridor.
Hasil kajian akan menjadi dasar pembahasan pendanaan pada pertemuan tingkat menteri berikutnya.