Liga sepak bola antarkampung kembali bergulir dengan format baru berupa sistem gugur ganda, sehingga tim yang kalah sekali masih berpeluang melaju.
Panitia menyebut perubahan format bertujuan menambah jumlah pertandingan yang dapat dinikmati warga di tiap kelurahan.
Pertandingan digelar pada sore dan malam hari agar tidak berbenturan dengan jam kerja peserta.
Panitia juga mewajibkan tim menyertakan pemain usia muda dalam komposisi pemain setiap laga.