Sebuah fasilitas desalinasi menerapkan teknologi hemat energi berupa sistem pemulihan tekanan pada proses osmosis balik.
Operator menyebut sistem tersebut menekan konsumsi listrik per meter kubik air yang dihasilkan dibanding generasi fasilitas sebelumnya.
Air hasil olahan disalurkan ke jaringan distribusi kota setelah melalui tahap remineralisasi.
Pengelola menyatakan pemantauan kualitas air dilakukan secara berkala pada beberapa titik jaringan.