Veda Ega Pratama mengungkapkan kekecewaan setelah finis ke-15 pada sesi kualifikasi Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone pada Sabtu (8/8), yang memaksanya start dari barisan kelima pada hari raceday Minggu (9/8). Hasil kualifikasi tersebut menjauhkannya dari target bersaing dengan grup depan selama balapan berlangsung.
Veda Ega mengatakan telah membuat kesalahan strategis pada sesi kualifikasi. Pembalap asal Gunungkidul itu menjelaskan bahwa dia menunggu momen yang tepat untuk membuntuti pembalap lain, namun waktu yang tersisa menjadi terlalu singkat. "Saat kualifikasi, saya tahu kalau membuntuti pembalap lain bisa sangat membantu, jadi saya menunggu momen yang tepat; namun, kami menunggu terlalu lama hingga akhirnya saya memutuskan untuk melaju sendirian," ujarnya, menambahkan bahwa dia melakukan kesalahan dalam putaran tersebut dan tidak memiliki cukup waktu untuk mengganti ban serta kembali turun ke lintasan.
Veda Ega menyatakan bahwa data pada hari Jumat menunjukkan potensi timnya untuk bersaing lebih dekat dengan barisan depan. "Tentu saja saya kecewa, karena hari Jumat menunjukkan bahwa kami memiliki potensi untuk bersaing jauh lebih dekat dengan barisan depan," katanya, menambahkan bahwa dia dan timnya perlu memahami apa yang terjadi dan aspek apa yang bisa diperbaiki.
Ini bukan kali pertama Veda Ega start bukan dari barisan depan pada musim ini. Pada Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez, dia start dari posisi ke-17 namun finis keenam, sementara di Moto3 Catalunya dia start dari posisi ke-21 dan finis ke-8. Di Moto3 Italia, Veda Ega start ke-13 kemudian finis ke-8.
Veda Ega berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja pada hari balapan. "Saya akan memulai balapan dari posisi ke-15, jadi besok adalah kesempatan baru. Saya akan berjuang memperebutkan setiap posisi, berusaha memperbaiki posisi semaksimal mungkin, dan mengerahkan segalanya demi meraih hasil yang memuaskan," ujarnya.


