Sebuah roket Long March 7A milik China meledak dan berubah menjadi bola api raksasa sekitar 85 detik setelah lepas landas dari Pusat Peluncuran Antariksa Wenchang di Pulau Hainan pada Senin malam. Roket tersebut membawa satelit dan mengalami kegagalan yang cukup langka mengingat jenis roket ini selama ini menjadi tulang punggung program antariksa Beijing.
Rekaman video menunjukkan roket tiba-tiba berubah menjadi bola api pada saat-saat kritis setelah meluncur. Long March 7A dirancang oleh China Academy of Launch Vehicle Technology, anak perusahaan dari China Aerospace Science and Technology Corporation.
Peluncuran ini seharusnya menjadi misi ke-18 bagi Long March 7A. Roket ini sebelumnya hanya tercatat mengalami satu kegagalan pada penerbangan perdananya pada tahun 2020.
