PSSI Minta Maaf atas Kegagalan Timnas di Piala AFF, Janji Evaluasi Mendalam

Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan federasi meminta maaf atas kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dan menjanjikan evaluasi menyeluruh.

Oleh Sama News Agency
12 Agustus 2026
Seorang pria mengenakan pakaian putih formal dengan songkok hitam, kacamata, dan lencana "Kapuas Hulu Baru" di dada, tersenyum ke kamera dengan latar belakang merah.
Ilustrasi. Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam potret resmi menyatakan federasi meminta maaf atas kegagalan Timnas Indonesia dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim di Piala AFF 2026. (Foto: Komisi Pemilihan Umum / Wikimedia Commons (Public domain))
1 menit membaca
Ukuran teks

Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan federasi menyampaikan permintaan maaf setelah Timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2026. Yunus menjanjikan bahwa PSSI akan menjalankan evaluasi mendalam sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Yunus, yang mendampingi skuad Garuda di Singapura, mengatakan ia memahami kekecewaan para pecinta sepak bola Indonesia. Ia menyatakan bahwa tim gagal melanjutkan ke fase berikutnya setelah bermain seri dengan Singapura. "PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," kata Yunus dalam rilis PSSI hari Minggu.

Menurut Yunus, proses evaluasi merupakan standar operasional yang selalu dijalankan PSSI di setiap tingkatan tim nasional, tidak hanya saat menghadapi kegagalan tetapi juga setiap kali ada prestasi atau kemenangan. Evaluasi dilakukan oleh Ketua Umum PSSI bersama Badan Tim Nasional, Komite Eksekutif, dan pelatih.

Yunus menyampaikan pesan dari Ketua Umum PSSI kepada suporter Indonesia agar tetap menghargai skuad Garuda yang telah berjuang keras. Ia meminta publik untuk mengkritisi PSSI atau pimpinan federasi, namun mengingatkan agar tidak menghujat pemain dan pelatih. "Mereka adalah aset kita di masa depan," kata Yunus.

PSSI Minta Maaf atas Kegagalan Timnas di Piala AFF, Janji Evaluasi Mendalam | Sama News Agency