Mitsubishi Luncurkan Xforce HEV Sebagai Pilihan Hybrid Hemat Bahan Bakar

Mitsubishi meluncurkan Xforce HEV, kendaraan hybrid pertama yang diproduksi lokal, dengan respons pasar kuat melebihi target penjualan pada GIIAS 2026.

Oleh Sama News Agency
18 Agustus 2026
Sebuah mobil sedan berwarna hitam dengan plat nomor berisi teks "AST-46W" diparkir di tepi jalan residential dengan rumah-rumah terlihat di latar belakang.
Ilustrasi. Mobil sedan menjadi pilihan transportasi praktis bagi konsumen yang mencari efisiensi bahan bakar dan kemudahan berkendara di perkotaan. (Foto: OSX / Wikimedia Commons (Public domain))
1 menit membaca
Ukuran teks

Mitsubishi New Xforce HEV hadir sebagai respons pasar terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, dan keamanan jangka panjang. Mobil hybrid ini diproduksi secara lokal oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) dan merupakan kendaraan elektrifikasi pertama Mitsubishi Motors di Indonesia yang diproduksi dalam negeri.

Pada pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang (30 Juli–9 Agustus 2026), PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencatat 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), melampaui target yang ditetapkan. Xforce New HEV sendiri berkontribusi dengan lebih dari 1.000 unit penjualan sejak diperkenalkan pada 16 Juli hingga penutupan pameran.

Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita menyatakan angka tersebut merupakan sinyal positif atas kepercayaan masyarakat terhadap Mitsubishi Motors. Sebelum pameran dimulai, pembalap nasional Rifat Sungkar dan navigator Juju Margono menguji Xforce HEV dengan mengendarainya dari Jakarta menuju Bali menempuh 1.172 kilometer hanya dengan satu tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter. Pengujian dilakukan dua kali untuk memastikan konsistensi hasil.

Dalam pengujian, Mitsubishi Xforce HEV mencatat konsumsi sekitar 27,9 kilometer per liter dengan kecepatan rata-rata 70–80 kilometer per jam. Rifat menjelaskan kecepatan berkendaran bervariasi sesuai kondisi jalan, termasuk momen melaju hingga 120 kilometer per jam.

Berdasarkan perhitungan untuk konsumen komuter yang menempuh 55 kilometer pulang-pergi setiap hari dari Summarecon Bekasi ke Jakarta Selatan, dengan asumsi konsumsi 22 kilometer per liter, kebutuhan bahan bakar mencapai sekitar 2,5 liter per hari. Pada harga Pertamax 92 sebesar Rp15.950 per liter, biaya bahan bakar bulanan untuk 22 hari kerja berada di kisaran Rp877.250. Perhitungan tersebut dapat berubah sesuai harga bahan bakar, jarak tempuh, kondisi lalu lintas, dan gaya mengemudi.

Mitsubishi Luncurkan Xforce HEV Sebagai Pilihan Hybrid Hemat Bahan Bakar | Sama News Agency