Islam Makhachev mengatakan dirinya harus menjalani satu pertandingan lagi sebelum Ramadan pada Februari 2027 mendatang. Rencana itu diungkapkan Makhachev setelah dirinya mempertahankan gelar juara kelas welter UFC dengan mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330.
"Bro, kita harus bertarung sebelum Ramadan, 100%. Januari, akhir 2026 kita harus bertarung. Saya berusia 34 tahun, saya harus bertarung sesegera mungkin. Saya tidak banyak menurunkan berat badan, saya tidak mengalami cedera serius. Itu saja," kata Makhachev. Pernyataan itu sekaligus menepis rumor bahwa petarung Dagestan akan pensiun setelah kemenangan terakhirnya.
Makhachev mempertahankan sabuk juaranya melalui keputusan angka multak dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 atas Garry di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Kemenangan itu membuat rekor Makhachev menjadi 29 kemenangan dan satu kekalahan dalam MMA, termasuk 18 kemenangan dan satu kekalahan di UFC. Garry memiliki rekor 17-2 di MMA dan 10-2 di UFC setelah kekalahan tersebut.
Makhachev mendominasi pertandingan dengan kekuatan grappling-nya. Sejak ronde pertama, petarung itu menampilkan keunggulan dengan beberapa takedown dan kontrol di dekat pagar oktagon. Pada ronde kedua, Makhachev mendaratkan tendangan kepala yang menjatuhkan Garry sebelum melanjutkan serangan ground-and-pound.
Garry menunjukkan perlawanan lebih kuat di ronde ketiga dan keempat dengan menggagalkan beberapa percobaan takedown Makhachev. Pada ronde terakhir, Makhachev kembali memanfaatkan grappling dengan berhasil melakukan takedown dan menguasai punggung Garry. UFC belum mengumumkan lawan resmi berikutnya untuk Makhachev, meski nama-nama seperti Michael Morales dan Carlos Prates disebut sebagai kandidat potensial.
