Produsen kaca film asal Jepang, Wincos, mencatat adanya perubahan dalam cara konsumen memilih kaca film. Tingkat kegelapan yang semula menjadi pertimbangan utama kini semakin tergantikan oleh aspek lain seperti kenyamanan kabin, visibilitas, kemampuan menahan panas, dan kompatibilitas dengan teknologi kendaraan.
Vice President Director PT Lintec Jakarta, Fajar Solihin, mengatakan bahwa perkembangan kendaraan yang semakin canggih turut mengubah kebutuhan konsumen. "Kaca film tidak lagi dilihat hanya dari seberapa gelap tampilannya. Konsumen mulai lebih memperhatikan kenyamanan kabin, visibilitas, perlindungan terhadap panas, hingga kesesuaiannya dengan teknologi yang ada di kendaraan," ujar Solihin dalam keterangan resminya.
Perubahan preferensi ini semakin relevan dengan pertumbuhan kendaraan listrik, di mana sistem pendingin kabin menggunakan energi dari baterai. Kendaraan modern juga semakin mengandalkan teknologi yang terhubung dengan GPS, komunikasi seluler, dan perangkat elektronik lainnya, sehingga pemilihan material kaca film tidak lagi sekadar persoalan tampilan. "Mobil hari ini bukan hanya alat transportasi, tetapi sudah menjadi perangkat yang semakin terkoneksi," kata Solihin.
Meskipun demikian, tingkat kegelapan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi berkendara, terutama untuk visibilitas pada malam hari. Kualitas pemasangan oleh tenaga berpengalaman juga menjadi faktor yang menentukan hasil akhir agar kaca film dapat terpasang dengan baik tanpa mengganggu pandangan pengemudi.
Wincos memperkenalkan beberapa varian kaca film termasuk Thermal Shield, Premium Shield, dan Wincos Shield. Perkembangan preferensi konsumen menunjukkan bahwa keputusan pemilihan kaca film semakin bergeser dari sekadar mencari tampilan gelap menuju pertimbangan fungsi dan kesesuaian dengan karakter kendaraan.

