Kemlu Konfirmasi Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Al Mandab

Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi dua dari tiga warga negara Indonesia menjadi korban dalam serangan Houthi terhadap kapal MV Tihamah di Selat Al Mandab pada Senin lalu.

Oleh Sama News Agency
16 Agustus 2026
Sebuah kapal kargo dengan lambung hitam dan superstruktur putih-krem berlayar di laut terbuka dengan langit berawan.
Kapal MV Tihamah, kapal kargo yang menjadi target serangan Houthi di Selat Al Mandab, mengakibatkan dua warga negara Indonesia terluka dalam insiden tersebut. (CNN Indonesia — Internasional)
1 menit membaca
Ukuran teks

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengkonfirmasi dua warga negara Indonesia menjadi korban serangan Houthi terhadap kapal MV Tihamah di Selat Al Mandab pada Senin (11/8). Kapal dengan 11 anak buah kapal (ABK), termasuk delapan warga Pakistan dan tiga WNI, diserang oleh drone, menurut Direktur Pelindungan WNI Heni Hamidah.

Dari tiga ABK WNI, satu mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan rumah sakit, sementara satu lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan rumah sakit, kata Heni. Satu ABK WNI lainnya dilaporkan sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut, namun informasi tersebut masih dalam proses verifikasi.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Muscat terus berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh konfirmasi resmi mengenai kondisi dan keberadaan ABK WNI yang bersangkutan, kata Heni. Kementerian akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pelindungan bagi ketiga ABK WNI dan mempersiapkan fasilitasi kepulangan mereka ke tanah air setelah kondisi dan situasi memungkinkan.

Berdasarkan komunikasi kedutaan dengan ABK WNI yang selamat, insiden berlangsung saat kapal sedang sandar di Pelabuhan Bab Al Mandab, Murad, Yaman. Selat Al Mandab merupakan pintu masuk menuju Laut Merah dan terletak di sisi lain Semenanjung Arab, berseberangan dengan Selat Hormuz.

Kemlu Konfirmasi Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Al Mandab | Sama News Agency