Israel Tarik Izin Masuk Aktivis Yahudi AS Pendukung Palestina

Israel mencabut izin masuk sekelompok aktivis Yahudi Amerika yang melakukan aksi pembela warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Oleh Sama News Agency
12 Agustus 2026
Bendera Palestina dengan warna merah, putih, hitam, dan hijau berkibar dengan bendera lain terlihat di latar belakang yang blur.
Bendera Palestina ditampilkan pada demonstrasi. Israel mencabut izin masuk sekelompok aktivis Yahudi Amerika yang mendukung hak-hak Palestina dan melakukan aksi pembela warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.
1 menit membaca
Ukuran teks

Pemerintah Israel mencabut izin masuk sekelompok aktivis Yahudi asal Amerika Serikat yang terlibat dalam aksi protes membela warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Menurut publikasi media Yahudi AS The Forward, pencabutan izin tersebut disampaikan melalui surel.

Aktivis Sam Sherman mengatakan bahwa dia menerima surel pembatalan izin perjalanan saat mengikuti program sukarelawan tujuh pekan di Masafer Yatta, Tepi Barat, untuk mendampingi warga lokal Palestina dari serangan pemukim Yahudi. Sherman mengatakan kepada Anadolu bahwa dia dan beberapa rekan dalam kelompoknya menerima pembatalan hampir bersamaan, hanya berselisih beberapa menit.

Sherman menceritakan bahwa anggota militer, polisi, dan pemukim bersenjata memotret paspornya saat terjadi konfrontasi di lapangan. Dia mengatakan bahwa kelompoknya hadir untuk bersosialisasi dan mendampingi warga, namun mereka diperlakukan seolah-olah kehadiran mereka adalah tindak kriminal. Menurut Sherman, para aktivis senior memberitahunya bahwa dia kemungkinan tidak akan diizinkan kembali memasuki Israel di masa depan, kecuali jika memutuskan untuk pindah dan menetap secara permanen.

Hingga saat ini otoritas Israel belum memberikan penjelasan resmi tentang alasan pencabutan izin masuk para aktivis Yahudi AS tersebut. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya gelombang kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat.

Menurut data resmi otoritas Palestina, pemukim Israel melakukan sedikitnya 3.488 kali serangan terhadap warga Palestina dan aset mereka pada semester pertama tahun 2026. Bentuk aksi tersebut mencakup penganiayaan fisik, pengerusakan pemukiman, pembangunan pemukiman ilegal, dan intimidasi yang menghalangi petani Palestina menggarap lahan mereka sendiri.

Israel Tarik Izin Masuk Aktivis Yahudi AS Pendukung Palestina | Sama News Agency