Timnas Indonesia mengalihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalami kegagalan di Piala AFF 2026. Turnamen yang dirancang FIFA bekerja sama dengan pemimpin-pemimpin ASEAN ini akan berlangsung dalam kalender pertandingan internasional FIFA Matchday periode September-Oktober.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Achmad Riyadh memastikan Indonesia akan menjadi tuan rumah Divisi Premier FIFA ASEAN Cup 2026. "Surat dari FIFA sudah ada dan itu sudah sesuai," kata Riyadh kepada CNN Indonesia mengenai pembagian grup dan status tuan rumah.
Isu tuan rumah dan pembagian grup muncul setelah kongres FIFA pada 30 April di Vancouver, Kanada. Media Singapura Strait Times pertama kali mempublikasikan informasi pembagian grup berdasarkan sumber terpercaya yang anonim, sementara Federasi Sepak Bola Vietnam akhirnya membuka rinciannya pada akhir Juli.
Menurut publikasi dari Vietnam, FIFA ASEAN Cup 2026 dibagi dalam dua divisi berdasarkan ranking FIFA. Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan berkompetisi di Divisi Premier yang diselenggarakan di Indonesia, sementara Hong Kong, Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste berada di Divisi Challenge yang diadakan di Hong Kong. Pakistan dan Hong Kong merupakan undangan sebagai negara non-ASEAN.
Turnamen ini menawarkan hadiah sebesar US$1 juta atau Rp17,8 miliar untuk juara, memberikan kesempatan bagi skuad Garuda untuk menampilkan tim terbaik mereka.



