Film Tionghoa Dear You Gali Konteks Sejarah dan Budaya Chaoshan

Film Tionghoa Dear You (2026) menggunakan istilah historis dan konteks budaya Chaoshan untuk menceritakan perjalanan seorang pemuda mencari kakeknya di Thailand, mengungkap warisan keluarga yang terhubung dengan gelombang migrasi Tionghoa ke Asia Tenggara.

Oleh Sama News Agency
19 Agustus 2026
Dua pria duduk berdampingan, satu mengenakan kemeja hitam dengan kerah bergaris emas dan yang lain mengenakan kemeja putih, melihat ke arah dokumen atau surat yang sedang dipegang oleh pria berkeacamata.
Adegan dari film menampilkan dua karakter yang terlibat dalam percakapan intim sambil memeriksa dokumen penting, yang merefleksikan pencarian akan warisan keluarga dan sejarah yang menjadi inti dari cerita film. (CNN Indonesia — Hiburan)
2 menit membaca
Ukuran teks

Film Dear You (2026) tayang di bioskop Indonesia pada 7 Agustus 2026. Film yang dibintangi Li Sitong, Wang Yantong, Wu Shaoqing, Zheng Runqi, dan Wang Xiaohui ini telah menjadi perbincangan di China dan berbagai negara lain.

Disutradarai Lan Hongchun yang juga ikut menulis naskah bersama Zheng Xuanxuan, Yang Leng, dan Zhu Liyun, film keluarga berlatar sejarah ini merupakan film panjang ketiga Hongchun. Dengan durasi 118 menit, cerita mengikuti perjalanan seorang pemuda asal Chaoshan di Guangdong timur ke Thailand untuk mencari kakeknya yang lama hilang, namun menemukan rahasia lama tentang leluhurnya yang melibatkan orang asing.

Film ini memanfaatkan istilah-istilah historis yang sering terucap dalam percakapan karakter. Kata "Nanyang" merujuk pada "Lautan Selatan" dalam bahasa masyarakat Tionghoa dan mengacu pada wilayah yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara, mencakup area dari Provinsi Yunnan hingga Singapura dan dari Myanmar hingga Vietnam. Istilah ini dibedakan dari Xiyang yang merujuk pada dunia Barat dan Dongyang yang merujuk pada Jepang. Sementara "Siam" adalah nama Kerajaan Thailand sebelum berubah menjadi Thailand pada 1939 dan menduduki wilayah yang mencakup Thailand, Kamboja, Laos, Pegu, dan sebagian kecil Malaysia.

Banyak adegan film menampilkan pekerja di Nanyang mengantri di kantor pos untuk menuliskan surat dan mengirimkan uang kepada keluarga mereka di China daratan melalui qiaopi—paket berisi surat dan uang yang dikirimkan oleh perantau Tionghoa kepada kerabat di kampung halaman. Qiaopi dapat berisi surat dan uang tunai, atau hanya surat tanpa uang yang disebut "baixin". Diperkirakan 170 ribu pucuk surat qiaopi telah dikumpulkan oleh peneliti dan kolektor, dengan Museum of Overseas Remittance Mail Relics di Shantou menyimpan 120 ribu pucuk dari masyarakat Teochew.

Sejumlah adegan film berlatar masa ketika China dikuasai Kuomintang (KMT), partai politik penguasa China daratan dari 1928 hingga 1949. Pada periode tersebut, terutama selama Perang Saudara China (1927-1937 dan 1945-1949), laki-laki dewasa dipaksa mengikuti wajib militer oleh KMT yang dipimpin Chiang Kai-shek. KMT kalah menghadapi Partai Komunis China pada Desember 1949 dan eksodus ke Pulau Formosa, yang kini dikenal sebagai Taiwan. Industri qiaopi berakhir pada 1979 ketika pemerintah China beralih menggunakan Bank of China untuk menangani pengiriman uang imigran. Teochew letters dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Arsip Tiongkok pada 2010 dan diajukan ke UNESCO Memory of the World Register pada 2013.

Film Tionghoa Dear You Gali Konteks Sejarah dan Budaya Chaoshan | Sama News Agency