Atlet Indonesia Penasaran dengan Monyet Liar di Arena Dunia 2026

Atlet ganda putra Indonesia Nikolaus Joaquin mengaku penasaran dengan kehadiran monyet liar yang berpotensi mengganggu Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi minggu depan.

Oleh Sama News Agency
18 Agustus 2026
Seorang atlet badminton laki-laki dengan ikat kepala putih melakukan pukulan selama pertandingan, mengenakan seragam merah dan putih dengan sponsor branding.
Atlet badminton Indonesia melakukan pukulan dalam pertandingan bergengsi dengan penonton di latar belakang. Atlet ganda putra Indonesia akan berkompetisi di Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang akan diselenggarakan di New Delhi. (CNN Indonesia — Olahraga)
1 menit membaca
Ukuran teks

Atlet ganda putra Indonesia Nikolaus Joaquin mengaku penasaran dengan keberadaan monyet liar di arena Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India. Potensi gangguan dari monyet rhesus bukan masalah baru di lokasi tersebut, karena satwa tersebut sempat berkeliaran di venue saat India Open 2026 digelar pada Januari.

Panitia penyelenggara menerapkan pengerahan peniru suara lutung di area pertandingan untuk mengatasi masalah ini. Isu ini menjadi pembicaraan di kalangan atlet bulu tangkis Indonesia.

Rekan duet Joaquin, Raymond Indra, menegaskan bahwa gangguan tersebut tidak akan memecah fokus saat bertanding. "Kalau sudah main harusnya fokus sama permainan saja, mau siapa teriak tidak akan kedengaran," ujar Raymond.

Muhammad Shohibul Fikri, juara China dan Japan Open 2026, mengatakan atlet harus cepat beradaptasi karena tim negara lain juga menghadapi kondisi yang sama. "Ambil positifnya saja, jangan terganggu, siapa tahu di situ terdapat rezeki kita," katanya.

Ganda putri Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum fokus pada motivasi dan perbaikan detail-detail komunikasi permainan jelang debut mereka. Kejuaraan Dunia BWF 2026 dijadwalkan berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi, pada 17-23 Agustus.

Atlet Indonesia Penasaran dengan Monyet Liar di Arena Dunia 2026 | Sama News Agency